BUSEREKSPOSE.COM- BANDUNG, Warga RW 14 sekitaran Jalan Bojong Koneng kelurahan Sukapada kecamatan Cibeunying Kidul Bandung resah terkait kegiatan PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang menempatkan barang hasil penertipan rumah warga di jalan Laswi yang di simpan di beberpa rumah warga kelurahan Sukapada tanpa ada kordinasi dengan pengurus setempat, kelurahan, Polsek dan kewilayahan, Rabu (21/7/2022).
Akibat kegiatan tersebut sekitar jalan Bojong Koneng sempat mengalami kemacetan panjang sekitar 4 jam dari pukul 10.00 WIB sampai pukul 14.00 WIB baru mulai terurai, hingga membuat repot petugas kepolisian dan linmas kelurahan setempat.
Menurut petugas kepolisian dari polsek Cibeunying Kidul yang sedang mengatur kemacetan dilokasi mengaku sangat menyayangkan dengan adanya kegiatan tersebut yang tidak ada komunikasi sama sekali.
“Saya bingung menghadapi kejadian ini, kenapa sebelumnya tidak ada koordinasi lebih dulu dengan pihak kepolisian agar kita bisa mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan” katanya.
Salah satu warga yang saat itu berada dilokasi menceritakan, Ketua RW 14 kelurahan Sukapada sempat marah dan mengaku sangat kecewa, sebagai ketua RW dia merasa tidak dianggap karena tiba-tiba datang beberapa truk yang menurunkan barang diwilayahnya tanpa ada pemberitahuan lebih dulu.
“Sampai macet panjang disini ada sekitar 10 truk parkir dijalan ini menurunkan barang, saat saya tanya mereka mengaku dari PT KAI ada juga yang menggunakan seragam PT KAI, tapi saat ditanya pada menghindar tidak ada yang mau menjelaskan” katanya sepertj yang diceritakan warga teraebut.
Saat awak media menghubungi lurah Sukapada Suhartomo, menanyakan perihal pemberitahuan atau koordinasi dari PT KAI dia mengatakan tidak tahu menahu tentang adanya kegiatan tersebut.
“Saya juga tidak tahu kalau ada kejadian itu, tidak ada pemberitahuan pada kelurahan sebelumnya” jelasnya.
Sedangkan salah satu warga inisial S yang rumahnya digunakan untuk menyimpan barang merasa tertipu dengan kejadian tersebut, awalnya dia mengira rumahnya akan dikontrak sebagai rumah tinggal, ternyata kenyataannya dijadikan sebagai gudang.
“Saya kira akan dikontrak sebagai rumah tinggal, pas saya pulang dari pasar ternyata didalam rumah sudah penuh dengan barang-barang tanpa ada penghuninya” jelasnya.
Saat awak Media mendatangi kantor PT KAI Doap 2 dijalan Stasion Selatan untuk meminta penjelasan sebagai hak jawab tentang kejadian di Jalan Bojong tersebut, kami hanya ditemui oleh security yang mengatakan bahwa kepala humas sedang ada acara diluar kantor, setelah sekitar dua jam menunggu tanpa kepastian, awak media memutuskan untuk pamit dan sempat meninggalkan nomer HP berharap ada komunikasi dari pihak PT KAI.
Manager Humasda PT KAI Daop 2 Bandung, Kuswardoyo
Seperti diberitakan sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (KAI) menertibkan tujuh rumah di Jalan Laswi, Kota Bandung, pada Rabu 20 Juli 2022) pagi setelah surat peringatan ketiga tidak digubris.
“Hari ini kami PT Kereta Api Indonesia Daop 2 Bandung melakukan penertiban rumah perusahaan yang saat ini ditempati oleh mereka mereka yang saat ini tidak memiliki hak untuk menempati lokasi tersebut. Kami menertibkan 7 rumah perusahaan,” ujar Manager Humas Daop 2 Kuswardoyo pada awak media di lokasi.
(DEV)














