Malinau – Kapolres Malinau AKBP Dr.M. Anton Satriadi, S.H., S.I.K., M.H., mendampingi Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol Agus Wijayanto, S.H., S.I.K., M.H., dalam kegiatan penerimaan sebagai Warga Kehormatan Adat Dayak Lundayeh Kabupaten Malinau yang dilaksanakan di Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau. Kamis (20/08).
Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Kaltara didampingi Bupati malinau Wempi W. Mawa, S.E., M.H., Ketua Bhayangkari Daerah Kaltara Ny. Santi Agus Wijayanto, serta diikuti sejumlah Pejabat Utama Polda Kaltara dan rombongan.
Penerimaan sebagai Warga Kehormatan Adat Dayak Lundayeh berlangsung dengan penuh khidmat dan sarat makna budaya. Kegiatan diawali dengan tarian penyambutan sebagai bentuk penghormatan dan sambutan hangat masyarakat adat Lundayeh kepada Kapolda Kaltara beserta rombongan.
Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan prolog pembukaan oleh pembawa acara, kemudian sambutan dari Kepala Adat Dayak Lundayeh Kabupaten Malinau yang menyampaikan ungkapan selamat datang serta makna penting penerimaan Kapolda Kaltara dan Ibu sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat adat Lundayeh.
Kapolda Kaltara Irjen Pol Agus Wijayanto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehormatan serta kepercayaan yang diberikan masyarakat adat Dayak Lundayeh. Penerimaan tersebut diharapkan semakin mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat adat, khususnya dalam menjaga keamanan, ketertiban, persatuan dan keharmonisan di wilayah Kalimantan Utara.
Acara kemudian dilanjutkan dengan tradisi penerimaan Kapolda Kaltara dan Ibu sebagai Warga Kehormatan Adat Dayak Lundayeh. Prosesi ditandai dengan pemasangan rompi adat Dayak Lundayeh sebagai simbol diterimanya Kapolda Kaltara beserta Ibu sebagai Warga Kehormatan Adat Dayak Lundayeh.
Prosesi tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan emosional dan kebersamaan antara jajaran Kepolisian dengan masyarakat adat. Selain itu, kegiatan ini juga mencerminkan penghormatan terhadap keberagaman budaya dan kearifan lokal yang ada di Kabupaten Malinau.
Setelah prosesi adat selesai, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan ramah tamah antara Kapolda Kaltara beserta rombongan dengan tokoh adat dan masyarakat Dayak Lundayeh.
Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat adat semakin erat, serta semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menjaga keamanan dan persatuan di Kabupaten Malinau dapat terus terpelihara.














