Buserekspose.com//Merangin – Proyek Siluman Gapura di Desa Mentawak masih berjalan dengan bebas,Kecamatan Nalo Tantan,Kabupaten Merangin.
Proyek Siluman yang di kerjakan di Desa Mentawak Tepat nya di pemakaman arah ke hitam ulu sangat di sayang kan di karnakan tidak memakai papan Merk, seharusnya setiap pekerjaan tu harus memakai papan Merk biar Warga setempat tau dan apa bila ada media ke lapangan bisa langsung melihat kegiatan tersebut,dana itu dari mana dan berapa jumlah Dana tersebut.
namun sangat di sayang kan Proyek Gapura yang satu ini yang di bangun di dekat pemakaman di desa mentawak tidak ada menggunakan papan Merk.
Saat media cek ke lokasi proyek Gapura yang tanpa ada papan merk itu namun media menanyakan langsung kepada salah satu pekerja,Pak saya mau nanya ini proyek dari mana dan berapa dana nya,namun pekerja pun menjawab,saya tidak tau pak,saya hanya pekerja pak,ungkap nya.
namun media mencoba meminta nomor hp pengawas lapangan kepada pekerja, pak ada nomor pengawas, pekerja menjawab ada bang, ini nomor nya.
Media mencoba menghubungi melaluai chat,,,,dimano posisi bang,namun di jawab oleh pengawas lapangan,di lapangan Sungai Jering,,oh,apo bang tanya pengawas, ado nak di tanyo bang,kage bilang Pulo dak menghargai bang tanya media,tentang apo hal bang tanya pengawas,beritakan harus berimbang bang.
Namun pengawas balas lagi,,dak masalah dak bang gawe jugo gawe bang Jon,jawab media oke.kirim nmr Bang Jon,namun pengawas mengirim nomor Bang Jon.itu nomor nyo bang,ungka pengawas lapangan.
Media mencoba menanyaka kepada salah satu warga yang hendak ke kebun,pak saya mau tanya,bapak warga sini ya,jawab si bapak iya saya warga sini,pak kalau boleh tau ini proyek dari mana pak,namun si bapak pun menjawab,Sayo dak tau bang karna papan merk nya engga ada,seharusnya kan ada papan merk biar warga disini tau bang, ungkap Warga.
Namun salah satu media mencoba menghubungi nomor yang di berika kan oleh pengawas lapangan atas nama Jon.
Hallo ini bang Jon,Iyo kekantor Bae Kito duduk,ungkap nya.
Sesampai di kantor media langsung menanyakan tentang pekerjaan yang ada di pemakaman tersebut tentang Gapura.
Media mencoba menanyaka kepada bang Jon yang di bilang oleh pengawasan tentang papan Merk dan anggaran nya berapa,namun bang Jon pun menjawab kalau untuk anggaran nyo sekitar 40 Juta,
ungkap Jon.
Menurut keterangan dari Bang Jon yang punya Proyek tersebut Proyek itu dari Instansi Perkim yang menggunakan Anggaran Dana Alokasi Umum(DAU).
Salah satu media yang turun ke lapanagn mengatakan agar meminta kepada yang punya proyek tersebut agar mematuhi peraturan seperti penggunaan papan merk,biar publik tau semua berapa anggaran nya,dan dari Instansi mana, apa lagi yang punya itu oknum wartawan seharusnya dia tau semua aturannya,ungkapnya.(Mawan)













