BUSEREKSPOSE. COM // – JAKARTA – 13 Oktober 2026, Tidak ada lagi kata main-main dalam perang melawan narkoba. Atensi langsung dari Presiden Republik Indonesia dan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan satu perintah: BERANTAS NARKOBA HARUS SERIUS!
Presiden dan Kapolri menaruh perhatian penuh dan serius terhadap darurat narkoba yang merusak generasi bangsa. Narkoba adalah musuh negara, musuh rakyat, dan musuh masa depan Indonesia Emas 2045.
> “Ini atensi Presiden dan Kapolri. Perang melawan narkoba harus serius, harus tuntas, dan harus berani! Tidak ada ruang bagi pengedar, bandar, dan jaringan narkoba di bumi Indonesia. Sikat habis sampai ke akar-akarnya!” tegas sumber Mabes Polri yang dikutip FRIC.
Kapolri telah memerintahkan seluruh jajaran, dari Mabes Polri, Polda, Polres, hingga Polsek untuk melakukan langkah extraordinary, tidak normatif, dan tidak basa-basi.
Perintah tegas tersebut meliputi:
*1. TINDAK TEGAS TANPA PANDANG BULU:* Tangkap, proses hukum, dan miskinkan para bandar narkoba.
*2. BONGKAR JARINGAN:* Bukan hanya pemakai, tapi bongkar jaringan, bandar besar, hingga backing-nya.
*3. BERSIH INTERNAL:* Anggota Polri yang terlibat narkoba, pecat dan pidanakan!
*4. KOLABORASI TOTAL:* Bersinergi dengan BNN, TNI, Bea Cukai, dan masyarakat untuk memutus mata rantai peredaran.
“Ini bukan sekedar penegakan hukum, ini adalah penyelamatan generasi bangsa. Jika kita tidak serius hari ini, kita akan kehilangan generasi emas besok. Maka perintah Presiden dan Kapolri sangat jelas: *BERANTAS NARKOBA HARUS SERIUS!*” lanjut sumber tersebut.
FRIC sebagai Telinga dan Informasi bagi Istana, Kapolri, dan Bareskrim Polri menyatakan siap mendukung penuh atensi tersebut, menjadi mata dan telinga di daerah untuk memberikan informasi akurat terkait peredaran narkoba dan menjadi Tim Kontra Narasi melawan upaya pelemahan semangat pemberantasan narkoba.FRIC akan laporkan langsung kepada Kapolri Jenderal Suyudi jika ada oknum yang membekingi peredaran narkoba tersebut (13/10/2026)
PERANG TERHADAP NARKOBA ADALAH HARGA MATI!
ATENSI PRESIDEN & KAPOLRI – HARUS SERIUS!” tegas Dody
Lanjut
(Tim FRIC)














