BUSEREKSPOSE. COM // –
Jambi – 27 Agustus 2026,
Di bawah terik matahari yang menyengat dan kepungan asap tebal yang membakar mata, langkah-langkah tegap itu tidak pernah surut. Personel gabungan TNI, Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi terus bergerak menyusuri dalamnya hutan dan gambut. Tak ada kata menyerah dalam kamus mereka; setiap embusan angin yang membendung napas justru memacu semangat untuk memadamkan tiap titik api yang membara.
Medan yang ekstrem, gambut tebal yang menyimpan bara di bawah permukaan, serta terbatasnya sumber air menjadi ujian nyata di lapangan. Namun, kelelahan seolah menguap saat melihat ancaman kabut asap yang siap melumpuhkan aktivitas masyarakat. Tim satgas darat bahu-membahu memikul selang berat, menembus semak belukar, dan melakukan pendinginan hingga jauh ke dalam perut bumi Jambi. Dari udara, dukungan water bombing dan teknologi modifikasi cuaca terus dikerahkan untuk memutus rantai penyebaran api.
Sinergi dan kebersamaan tiga pilar ini menjadi benteng pertahanan utama Provinsi Jambi dalam menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Ini bukan sekadar tugas dinas, melainkan panggilan jiwa untuk melindungi bumi sepucuk jambi sembilan lurah dari bahaya bencana asap. Dengan tekad yang membaja dan semangat pantang pulang sebelum padam, Satgas Karhutla Jambi membuktikan dedikasi tanpa batas demi menjaga langit Jambi tetap biru dan masyarakat hidup sehat.
(Tim FRIC)














