Tangerang – buserekspose.com. Penyelesaian masalah tentang mobil truk bermuatan tanah yang melintas di Jalan Perancis, masih menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Pemerintah Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang. Pasalnya dampak dari aktifitas tersebut merugikan banyak hal, salah satunya adalah kerusakan jalan.
Dalam pantauan media Buserekspose dilapangan tampak Jalan Perancis yang meliputi kota tangerang sepanjang 2,5 Km dari pertigaan J Hotel sampai Kosambi Permai mengalami kerusakan dengan perkiraan 60% rusak berat. Sedangkan di Kabupaten Tangerang, Jalan Perancis sepanjang 3 Km dari Kosambi Permai sampai Jalan Raya Dadap diperkirakan mengalami 50% rusak berat.
Kerusakan yang berada di Jalan Perancis tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun. dikarenakan hilir mudiknya mobil-mobil besar siang dan malam terlebih truk yang bermuatan tanah.
Endra salah seorang pengendara sepeda motor, mengeluhkan tentang rusaknya jalan Perancis karena baginya menggangu aktifitas berangkat dan pulang dari tempat kerjanya, yang berlokasi di Villa Bandara.
“Memang dari dulu jl. Perancis sering dilalui truk sama kontainer, tapi semenjak adanya aktifitas truk tanah yang menuju arah PIK 2, membuat jalan Perancis mengalami banyak kerusakan. harapannya kepada pemerintah semoga jalan Perancis segera diperbaiki” Ujar Endra kepada Media Buserekspose.
Sampai berita ini diterbitkan, Kepala dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang belum bisa dihubungi terkait rencana pembangunan di Jalan Perancis.
(Cahyadi)

















