Dumisake salah satu program gubernur Alharis yang berjalan dirumah sakit Raden Mataher

banner 468x60

BUSEREKSPOSE.COM//JAMBI –  Saat gubernur jambi Alharis dan Abdulah Sani mencalonkan diri menjadi gubernur beliau berjanji akan memberikan dana Dua Milliar Satu Kecamatan(Dumisake)hal itu diungkapkan saat dia berkampanye tahun 2019 yang lalu

 

banner 336x280

 

Kini program itu sudah berjalan dan teroganisir melalui Rumah Sakit Raden Mataher Provinsi Jambi,Program yang dirancangkan yaitu dengan jalan membantu masyarakat yang kurang mampu berobat gratis dirumah sakit Umum Raden Mataher jambi

 

 

itu dialami sendiri oleh salah seorang warga tak mampu yaitu Darnis beralamatkan Rt 08 kelurahan kenali besar,kecamatan alam barajo,dimana beliau sakit sudah bertahun-tahun dan melalui SKTM(Surat Keterangan Tak Mampu)Beliau dirawat di dirumah sakit Raden mataher selama 2 minggu dan akhirnya pulang kerumah tapi penyakit beliau kambuh lagi mengakibatkan perutnya besar,kaki bengkak dan melalui awak media yeni salah satu pemilik koran komando.com dan juga wartawan Lisdiana buserekspose.com melalui Program Dumisake bisa berjalan yaitu dengan menolong beliau melalui bantuan Baznas provinsi Jambi dan juga Rumah skit raden mataher

 

 

seperti kita ketahui SKTM(Surat Keterangan Tak Mampu)hanya berlaku 1 kali seumur hidup tapi berkat kerja sama Baznas,Rumah Sakit Raden mataher dan juga awak media komando dan wartawan lisdiana semua pengobatan dapat terselesaikan,disitu Baznas membantu pembayaran dirumah sakit sebesar Rp 4 juta rupiah padahal semua biaya berkisar Rp 7,5 ribu rupiah dan semua biaya yang kurang untuk pembayaran nya digratiskan oleh Dr Herlambang SPOG

 

 

dari awak media Paduka9.com wartawan Susi Lawati dan media LensaOne.id wartawan Merik turut hadir datang berkunjung kamis(14/07/2022) keruangan direktur Rumah sakit Raden Mataher lantai 3 disambut dengan baik oleh Dr Herlambang beserta staf-staf nya

 

 

Saat diwawancarai beliau mengatakan kepada yeni,bahwa apa yang beliau lakukan itu adalah progran Dumisake yang dirancangkan gubernur alharis kami hanya menjalankan nya saja

 

 

bila ada masyarakat yang tak mampu bisa berobat ke rumah sakit raden mataher ini memakai SKTM dan hanya rumah sakit Raden mataher sajalah yang masih memberlakukan pengobatan pakai SKTM”kata”Dr dr Herlambang SP.OG .KFM

(LISDIANA)

banner 336x280