
Kejadian yang menghebohkan warga ini terjadi di Desa Pandan Lagan, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjab Timur.
Informasi yang diterima oleh masyarakat melalui Whatsapp itu dengan cepat menyebar ke beberapa desa yang ada di kecamatan tersebut, bahkan hingga ke luar Kabupaten Tanjab Timur.
Kapolsek Geragai Iptu Budi Sitinjak, melalui Kabit Reskrim Ipda Desri Iswandi saat dikonfirmasi terkait kejadian ini membenarkan sekitar pukul 07.00 wib telah ditemukan jenazah seorang laki laki karena gantung diri.
Menurutnya ada seorang warga yang melihat sesosok tubuh manusia tergantung dengan seutas tali di pohon pinang.
Korban atas nama Wagiyo (62), warga Desa Pandan Makmur yang sehari-hari berprofesi sebagai petani ucapnya.
Dirinya memaparkan, pagi itu saksi atas nama Taslim yang hendak ke kebun pinang miliknya, melihat ada tubuh seseorang dalam posisi tergantung di batang pinangnya.
Saksi itu awalnya tidak menyangka jika ada seseorang yang nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Sebab, dirinya sempat beberapa kali memanggil atau menyapa, tapi tidak ada respon ujarnya
Merasa ada yang janggal, saksi ini lantas memanggil seorang warga dan ketua RT untuk memberitahu jika di kebunnya ada tubuh seseorang yang tergantung.
Para saksi kemudian mendatangi TKP, dan melihat ada seseorang yang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dengan seutas tali ungkap Kanit Reskrim Polsek Geragai ini.
Dirinya menyebutkan, saksi pun langsung menghubungi pihak Polsek Geragai dan mengabarkan terkait kejadian itu. Pihak Polsek yang mendapat laporan ini langsung bergerak cepat menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Tanjab Timur.
Setelah dilakukan identifikasi awal dan mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti di sekitar TKP, jenazah kemudian dibawa ke RSUD Nurdin Hamzah Muara Sabak untuk dilakukan visum luar sebutnya
Dari hasil visum tersebut, diduga kuat korban meninggal dunia murni akibat gantung diri. Ini dibuktikan dengan adanya bekas luka bekas jeratan tali di leher korban.
Napak juga bagian anus korban mengeluarkan kotoran serta pada alat kelaminnya juga mengeluarkan sperma.
“Keluarga korban juga meyakini jika kematian korban murni akibat bunuh diri. Dan setelah dilakukan visum luar, jenazah korban korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga, untuk selanjutnya disemayamkan di rumah duka,” pungkasnya
Lisdiana













