Dukung Pembentukan Kampung Tangguh Bebas Narkoba, Polres Bengkayang Gelar Jum’at Curhat di Kecamatan Jagoi Babang

banner 468x60

Bengkayang, Kalbar – Kepolisian Resor Bengkayang Polda Kalbar melalui Satresnarkoba menggelar kegiatan Jum’at Curhat di perbatasan Indonesia-Malaysia yang bertempat di Kantin Lison Ted 2, Kecamatan Jagoi Babang, Jum’at (1/9/23) pagi.

banner 336x280

Jum’at Curhat yang mengambil tema “Aksi nyata Penggiat P4GN mendukung Program Polri Presisi Pembentukan Kampung Tangguh Bebas Narkoba” tersebut dipimpin oleh Kasat Resnarkoba IPTU Maju K Siregar, S.H., M.H. dengan diikuti Kapolsek Jagoi Babang, Kepala KPPBC TMPC Jagoi Babang, Danpos Pamtas, Kepala BC Jagoi, Dinas PMD Kabupaten Bengkayang, BNNK Bengkayang, Kesbangpol Kabupaten Bengkayang, Camat Jagoi Babang, Sekdes Jagoi, Personel Satresnarkoba, Personel Polsek Jagoi Babang, Kepala Pos Imigrasi, Danramil Jagoi Babang, Staf Imigrasi, Staf PLBN, serta Tokoh Adat, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Dalam pembukaannya, Kasat Resnarkoba menyampaikan alasan dilaksanakan kegiatan Jum’at Curhat diwilayah tersebut didasari perhatian khusus Kapolres Bengkayang terhadap permasalahan narkoba khususnya menjadi pintu masuk dan dihubungkan dengan data Penanganan Perkara Polres Bengkayang yang cukup tinggi jumlahnya baik TKP dan pelaku dari Kecamatan Jagoi Babang.

“Saat ini pimpinan Polri melalui program Polri Presisi memasukkan Pembentukan Kampung Tangguh Bebas Narkoba di setiap tingkat Polres dengan pertimbangan bahwa kampung atau desa yang dijadikan Kampung Tangguh bebas narkoba merupakan kampung yang tinggi penyalahgunaan dan peredaran narkoba serta pintu masuk dari luar negeri,” ujar IPTU Maju.

Ia juga menambahkan mengenai permasalahan narkoba tidak bisa ditangani sendiri oleh Polri sehingga perlu sinergitas dan kerjasama semua pihak untuk melakukan kegiatan pencegahan, sosialisasi hingga tahap penindakan. Oleh karena itu diperlukan kerjasama yang baik.

Dalam kesempatan itu Camat Jagoi Babang Bapak Saidi mengatakan bahwa untuk peredaran Narkoba Kecamatan Jagoi Babang sangat rawan dikarenakan lokasi yang dekat dengan perbatasan dan banyak nya jalur tikus di perbatasan Negara Indonesia-Malaysia.

“Oleh karena itu, kami tentunya sangat mendukung pembentukan Kampung Tangguh Anti Narkoba di Kecamatan Jagoi Babang,” pungkas Camat Jagoi Babang.

Mengenai hal tersebut IPTU Maju berharap adanya kerjasama antara tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama serta dinas terkait dalam pencegahan adanya peredaraan Narkoba di Kecamatan Jagoi Babang.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *