HB. Law Firm Secara Resmi Telah Melaporkan Utami Angraeni ke Mapolres Kab. Takalar

banner 468x60

Buserekspose.com//*Pengacara Muda, yang terhimpun dalam HB Law Firm & Partner yang terkenal Vokal dan konsen akan problematika Hukum yang kerap-kali terjadi di Provinsi Sulawesi Selatan, telah melaporkan suatu insiden dugaan penipuan yang dilakukan oleh kliennya, dimana klien tersebut berdomisili di Kab. Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan, ujar Iman,S.H.”

Adapun awal kronologis kejadiannya berawal dari salah satu kliennya yang bernama Utami Angraeni bermohon kepada HB.Law Firm untuk mendampingi perkaranya, dimana Utami Angraeni meminta kepada Kuasa Hukum untuk membuat suatu gugatan di Pengadilan Agama, Kab. Takalar, Prov. Sulawesi Selatan, beberapa bulan yang lalu di tahun 2023 ini, tambahnya,”

banner 336x280

Dalam perjalanannya, Kuasa Hukum pernah dikirimkan suatu bukti transferan dari Pihak Utami Angraeni selaku klien dari HB.Law Firm via Chat WhatsApp kepada Kuasa Hukum bahwa biaya Jasa Pengacara, teruntuk Perkara di Pengadilan Agama di Takalar telah di transferkan ke nomor rekening yang dikirimkan Pihak Kuasa Hukum dari HB. Law Firm, namun setelah dicek berulang kali, transferan tersebut, belum masuk sampai saat ini, ujar Kuasa Hukum,”

Dalam peristiwa itu, Kuasa Hukum mengkonfirmasi kepada kliennya Utami Angraeni bahwa transferan tersebut tidak masuk, dan dalam telaah yang dilakukan Kuasa Hukum, ternyata bahwa bukti transferan yang dikirimkan oleh kliennya bernama Utami Angraeni, via WhatsApp ternyata palsu, dan dalam percakapannya via WhatsApp, Utami Angraeni meminta maaf atas kejadian itu, dan Pihak Kuasa Hukum, masih dapat mentolerir dan memberikan maaf kepada kliennya, imbuh Kuasa Hukum,”

Selanjutnya, Pihak Kuasa Hukum melanjutkan tanggungjawabnya sebagaimana Tupoksi Advokat, dalam hal ini membuat Memori Suatu Gugatan ke Pengadilan Agama, Kab. Takalar, Prov.SulSel, dan telah mendaftarkan Memori Gugatan tersebut ke Pengadilan Agama Takalar dengan nomor perkara 178/Pdt.G/2023/PA.Tkl,19 Mei 2023, dan Utami Angraeni sebelumnya menyampaikan via WhatsApp kepada Pihak HB.Law Firm, bahwa setelah Gugatannya telah didaftarkan di Pengadilan Agama, Kab. Takalar, akan langsung menyelesaikan Biaya Jasa Pengacara, namun Utami Angraeni kembali berulah, dan terus berbohong yang dimana pada bulan Juni 2023 menyampaikan bahwa saya tidak jadi ingin bercerai dan pada akhirnya Kuasa Hukum menarik kesimpulan agar perceraian itu bisa batal terjadi atau memori Gugatan dapat Gugur, dan Utami Angraeni kembali berjanji akan memberikan Biaya Perkara sebahagian senilai 10jt dan sisanya akan diselesaikan pada bulan Juni 2023, setelah Utami Angraeni balik dari luar kota, namun dalam faktanya Utami Angraeni kembali berulah melakukan kebohongan, janji Transferan senilai 10jt yang akan dikirimkan pada hari Senin tertanggal 03- juli-2023 tak kunjung dapat ditepati dan dari rentetan peristiwa tersebut Utami Angraeni terindikasi kuat telah melakukan dugaan penipuan kepada Kuasa Hukum, dikarenakan sampai saat ini Biaya Jasa Pengacara tersebut tak kunjung diselesaikan sebagaimana yang diuraikan via WhatsApp, ungkap Iman,S.H.”

Atas kejadian tersebut, Pihak HB. Law Firm Geram dan telah mengambil langkah tegas, serta telah melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolres Takalar, Kab. Gowa tertanggal 07-juli-2023 yang dimana terlapor bernama Utami Angraeni, ke pihak yang berwajib di Mapolres Kab. Takalar, Prov. Sulawesi Selatan, dengan rumusan Pasal 372 KUHP dengan ancaman Pidana Penjara 4 tahun subsider Pasal 35 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang UU Informasi Teknologi Elektronik dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun serta akan menuntut segala kerugian Materil dan Non Materil kepada pelaku bernama Utami Angraeni, tutup, Bung Bahar,S.H.”

note: sampai berita ini dinaikkan, pihak Media masih tetap berupaya mengkonfirmasi kepada pihak-pihak terkait

Red

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *