Ketua FRIC Provinsi Jambi “Inilah Tak Gubris  Himbauan Stop PETI Oleh Polisi, Akhirnya  Makan Korban Jiwa*

banner 468x60

*BUSEREKSPOSE. COM // -Sarolangun, 21 Januari 2026 -Akibat aktifitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI ) di wilayah Dusun Mengkadai Desa Temenggung Kecamatan Limun Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi akhirnya menelan korban jiwa

Delapan orang meninggal dunia terkubur akibat aktifitas Peti tersebut dan empat luka-luka, sementara proses evakuasi masih berlangsung

banner 336x280

Penyebab dikarenakan longsor hingga memakan korban jiwa pada pelaku aktifitas PETI tersebut .

Insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, pada Selasa, (20/1/2026)

Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh longsornya tebing tanah galian akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut. Kondisi tanah yang labil menyebabkan struktur galian runtuh dan menimbun para warga yang berada di bawahnya

Sementara beberapa korban lainnya masih dalam proses pendataan identitas oleh petugas. Sedangkan korban luka-luka telah mendapatkan penanganan medis dan sebagian besar juga berasal dari Desa Lubuk Sayak.

Ia menambahkan, pasca kejadian Polda Jambi menerjunkan unit SAR Brimob dan unit K-9 Ditsamapta untuk membantu evakuasi korban lainnya yang di duga masih tertimbun di bawah tanah longsor.

Selain itu juga saat ini telah diturunkan tim evakuasi gabungan sebanyak 123 personel yang terdiri dari, pers sat brimob polda jambi 12 pers, pers polres sarolangun 58 pers, pers polsek limun 10 pers, pers bpbd 15 pers, pers sat pol pp 15 pers dan pers damkar 13 pers

Kabid Humas Polda Jambi
“Kami juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk proses evakuasi lanjutan dan memastikan tidak ada korban lain yang masih tertimbun. Selain itu, kami akan melakukan penyelidikan dan penyidikan guna mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab,” tegasnya.

Polda Jambi juga mengimbau masyarakat agar tidak kembali melakukan aktivitas yang bisa membahayakan keselamatan jiwa serta berpotensi menimbulkan dampak hukum dan lingkungan. Atas insiden ini Ketua DPW Fast Repson Indonesia Center Provinsi Jambi sampaikan inilah tak gubris himbauan Polisi bahkan telah penertiban dan penindakan namun masih membandel akhirnya kejadian adanya korban meninggal dunia , masih ada cari lain untuk cari rezeki yang tidak . melanggar undang-undang dan tidak membahayakan nyawa bahkan sampai merusak alam ” ungkap Dody.

(Tim B.A)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan