
Bangka, ‘buserekspose.com// Penambangan di Daerah Mapur, Kecamatan Riau Silip, yang Berpotensi akan Merusak Fasilitas Umum (Fasum) Jalan dan hampir merobohkan Tiang PLN Dipertanyakan Warga Masyarakat. Jumat, 12/05/2023
Hal ini disampaikan oleh salah satu warga Masyarakat yang mengatakan bahwa ada aktivitas Penambangan, yang mengaku Mitra PT Timah, yang Hampir Merobohkan Tiang PLN dan Fasum Jalan.

Ada Penambangan Bang (red- Media) di daerah mapur Kabarnya itu IUP PT Timah dan dikerjakan oleh Mitra PT Timah, tetapi hampir merobohkan Tiang PLN dan merusak Fasum Jalan. Ujar N Kepada Team media
Narasumber pun menambahkan bahwa lokasi itu merupakan tanah milik (Aset) Pemerintah Desa Mapur.
Lahan yang dikerjakan TI yg inii, adlh tanah desa mapur sesuai dgn srt tanah yg d ttd oleh pj kades mapur saat itu ( bpk suharpin) thn 2019
Tpi terkesan ada pembiaran oleh kepala desa mapur trhdp aktifitas tsb.
Masyarkat sudah banyak yang komplain, tpi sellu kades bilang itu hak pt.timah, kita dx pnya hak, sedangkan surat tanahnya suda ada an pemdes. Lanjutnya
Berdasarkan informasi ini, team media pun melakukan investigasi ke lokasi penambangan.
Dilokasi penambangan tampak adanya aktfitas Penambangan yang hanya berjarak beberapa meter dari jalan.
Tampak Tiang PLN yang mulai miring diduga adanya pergerakan kontur tanah yang berasal dari adanya aktftas penambangan.
Dilokasi tidak tampak adanya rambu penambangan ataupun papan pelang aktivitas kegiatan mitra PT Timah
Team media pun melakukan konfirmasi kepada Pemdes Mapur melalui Kedes Mapur M.Kasiawan terkait adanya aktifitas penambangan di Pinggir Jalan yang berpotensi besar merusak fasum jalan.
Itu Masuk IUP PT Timah pak, lebih jelas legal dn ijinnya silahkan konfirmasi ke PT Timah. ujar M Kasiawan
Ketika disinggung mengenai apakah saat penambangan tersebut ada koordinasi dan pelaporan ke pemdes, Kades mapur ini pun mengiyakan.
Secara lisan ada pak, melalui wastam. Sambung M Kasiawan.
Ketika ditanya tentang kabar bahwa lokasi yg digunakan untuk menambang adalah tanah desa, dan kabarnya ada aliran dana yg masuk ke desa, Kepala desa ini pun diam dan tak memberikan komentar apapun.
Team Media pun melanjutkan konfirmasi kepada PT Timah melalui Humas PT Timah Anggi siahaan Terkait adanya penambangan yang dilakukan oleh Mitra PT Timah yang berpotensi merusak fasum.
namun sayang sampai berita ini di riliskan belum adanya tindakan.
Eko Saputra














