Warga Eretan Kulon (Telor Asin)Cepat Tanggap Terhadap Korban Diduga Tabrak Lari

banner 468x60

Indramayu – Diduga korban tabrak lari yang menurut saksi mata diduga mobil warna putih, Ahmad Fahrudin pengendara sepeda motor Vixion Warna hitam Nopol E 5192 ZF warga Vila Intan 1 Blok D2 no 11 Desa Jadimulya kecamatan Gunungjati Cirebon, terkapar di jalur Pantura tepatnya Eretan Kulon (Telor Asin) Kamis 30 Maret 2023 sekitar pukul 07.41 WIB.

banner 336x280

 

Team liputan Penajournalis dibawah kepemimpinan Pimred Asep NS yang pada saat melintas di jalur tersebut guna melanjutkan touring kemitraannya dengan sigap dibantu oleh warga lainnya, Asep warga Eretan Kulon (Telor Asin) mengevakuasi korban yang awalnya tidak bergerak sama sekali.

 

Setelah sadar korban coba diajak komunikasi meskipun dengan suara yang tidak jelas.

 

Pimpinan Redaksi Media Online Penajournalis Asep NS setelah mendengar informasi tentang keberadaan Puskesmas terdekat serta adanya Ambulance milik Puskesmas Kartawinangun Eretan Kulon langsung meluncur ke Puskesmas terdekat.

 

Setibanya di Puskesmas Asep NS sempat menyayangkan atas penyampaian bagian reception (tidak menyebutkan namanya,serta tidak terpampang papan nama didada, yang mengatakan bahwa tidak ada sopirnya, dan hanya mengandalkan para petugas Puskesmas, sementara pada saat tersebut belum satupun yang datang dan baru dirinya yang datang.

 

Tidak lama berselang dan agak kecewa dengan penyampaian petugas Puskesmas tersebut, Asep NS balik kanan untuk kembali ke TKP, diperjalanan melihat adanya kantor desa Eretan Wetan, spontan dirinya memutar balik sepeda motor nya untuk memasuki kantor desa tersebut dan berharap setidaknya ada mobil siaga atau kendaraan milik perangkat desa yang dapat membawa korban yang jarak tempuh dari TKP ke Puskesmas Kartawinangun dan Kantor Desa Eretan Wetan sekitar 3 (tiga) Kilometer.

Dengan papan nama didada yang sudah tidak jelas dan tidak dapat dideteksi namanya mengaku sebagai kemit(penjaga desa), mengatakan ” Mobil siaga sedang dipakai mengantar masyarakat yang sakit ke Indramayu, para perangkat desa belum pada datang karena masuk jam kerja nya jam 9 dan tidak ada yang memiliki kendaraan roda empat (mobil) dan sudah begitu saja “, ujarnya seraya menggerutu sedang memasak air menggunakan kompor gas dan masuk ke dalam kantor desanya.

 

Pada saat Asep NS kembali ke TKP ternyata dengan kebaikan dan hati yang mulia dari keluarga besar Asep Indramayu (yang membantu korban), Ahmad Fahrudin sedang dibantu dirumahnya Asep Indramayu.

 

Setelah mendapatkan no kontak person dari keluarga korban, dan menyetujui bahwa korban akan dibawa ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama melalui sambungan telepon seluler milik korban, maka Asep Indramayu pun langsung mengeluarkan kendaraan jenis pickup miliknya guna membawa korban.

 

Setibanya di Puskesmas Kartawinangun, korban langsung mendapatkan perawatan dari para petugas Puskesmas yang diduga baru pada datang, Setelah team Penajournalis Berpamitan dikarenakan melanjutkan touring kemitraannya dan menurut informasi Asep Indramayu Ahmad Fahrudin dirujuk ke RS Sentot Patrol.

 

Kemuliaan hati di bulan Ramadhan dengan bentuk kepedulian terhadap sesama, membuka beribu-ribu ladang amal dan pahala yang akan diberikan oleh Allah SWT Tuhan YME.

 

Dev

banner 336x280