BUSEREKSPOSE. COM // –
TANJUNG JABUNG TIMUR – 14 Oktober 2026, Komitmen Badan Advokasi Investigasi Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (BAIN HAM RI) DPW Provinsi Jambi dalam mengawal program pemerintah terus berlanjut. Sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) tentang percepatan Revitalisasi Satuan Pendidikan, BAIN HAM RI melaksanakan monitoring dan pengawasan program revitalisasi pembangunan Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) di Provinsi Jambi.
Hari ini, Rabu, 14 Oktober 2026, Tim Monitoring dan Investigasi BAIN HAM RI DPW Jambi mengunjungi SLB Negeri Tanjung Jabung Timur yang terletak di Jl. WR Supratman RT 04 RW 01, Kelurahan Parit Culum 1, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Kedatangan Tim BAIN HAM RI disambut dengan baik dan penuh kekeluargaan oleh petugas keamanan (satpam) sekolah. Berhubung Kepala Sekolah sedang tidak berada di tempat, Tim melakukan pemantauan dari sisi luar dan berdialog ringan dengan petugas jaga terkait pelaksanaan program revitalisasi.
Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, SLBN Tanjung Jabung Timur mendapatkan Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Sekolah Luar Biasa Tahun 2026 dari Direktorat Jenderal Pendidikan Vokalisasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) RI.
Adapun program revitalisasi yang sedang berjalan dengan nilai bantuan sebesar *Rp. 578.015.000,-* yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 tersebut meliputi 7 item pekerjaan:

1. Rehab Ruang Administrasi
2. Rehab Ruang Kelas
3. Rehab Kamar Mandi Pria
4. Rehab Kamar Mandi Perempuan
5. Rehab Pagar Sekolah
6. Rehab Gapura
7. Pemasangan Comblok Lapangan Upacara
Pelaksanaan pekerjaan dilakukan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SLB Negeri Tanjung Jabung Timur dengan waktu pelaksanaan 120 hari kalender, yang dimulai sejak 23 September 2026.
Ketua Tim Monitoring BAIN HAM RI, Aryanto Karim didampingi Dasrial Chaniago menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial agar program yang baik dari pemerintah pusat ini dapat berjalan tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran, khususnya untuk anak-anak berkebutuhan khusus.
“Kami hadir bukan mencari kesalahan, kami hadir untuk memastikan bantuan negara untuk anak-anak kita yang berkebutuhan khusus ini benar-benar dirasakan manfaatnya. Kami apresiasi pihak SLBN Tanjab Timur yang telah memasang papan informasi secara transparan dan petugas satpam yang menyambut kami dengan ramah,” ujar Aryanto Karim.
BAIN HAM RI DPW Jambi akan terus melanjutkan monitoring revitalisasi SLB lainnya di Provinsi Jambi, baik yang mendapatkan bantuan Rp 578 juta maupun yang Rp 3,7 Miliar seperti di Kota Jambi, sebagai bentuk dukungan terhadap program Presiden Prabowo dalam membangun pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.
Diharapkan dengan pengawasan bersama antara masyarakat, media, dan lembaga kontrol seperti BAIN HAM RI, hasil revitalisasi SLB di Muara Sabak ini dapat memberikan kenyamanan dan semangat baru bagi para siswa dan guru dalam proses belajar mengajar.
(Penulis Tim B.A)














