Kapolri: Keluhan, Kritikan Masyarakat Menjadi Alarm Pembenahan dan Sistem Peringatan Dini Menuju Polri Presisi*

banner 468x60

BUSEREKSPOSE. COM // – JAKARTA – 20 September 2026, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si menegaskan bahwa setiap keluhan masyarakat yang masuk kepada institusi Polri harus dipandang sebagai alarm untuk melakukan pembenahan.

 

banner 336x280

Menurut Kapolri, keluhan masyarakat bukanlah ancaman, melainkan sistem peringatan dini (early warning system) agar Polri bisa segera memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pelayanan.

 

“Jangan alergi terhadap keluhan masyarakat. Setiap kritik, setiap laporan, setiap curhatan warga di media sosial harus kita jadikan alarm. Itu adalah sistem peringatan dini bagi kita untuk berbenah,” ujar Kapolri.

 

Kapolri menekankan kepada seluruh jajaran dari Mabes hingga Polsek untuk membuka ruang komunikasi seluas-luasnya dan merespon cepat setiap aduan masyarakat. Baik yang masuk melalui layanan 110, Propam Presisi, maupun media sosial. Keberhasilan Polri bukan melalui penghargaan , tetapi berhasil memberikan rasa aman , nyaman , berkeadilan , kepastian hukum , memberikan pelayanan terbaik dan menjaga kepercayaan masyakarat

 

Ia juga mengingatkan bahwa kepercayaan publik adalah modal utama Polri dalam menjalankan tugas menjaga Kamtibmas. Kepercayaan itu hanya bisa dibangun dengan pelayanan yang humanis, transparan, dan tidak anti kritik.

 

“Kalau ada yang salah, akui salah dan perbaiki. Jangan defensif. Masyarakat ingin Polri yang Presisi, yang benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya,” tegas Kapolri.

 

Pernyataan ini menjadi komitmen Polri untuk terus bertransformasi menjadi institusi yang modern, terbuka, dan semakin dicintai masyarakat.

(Tim FRIC)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan