Buserekspose.com//*Berita Hukum Lampung, Lembaga Swadaya Masyarakat Tegakkan Amanat Rakyat (LSM TEGAR): Mendesak Kapolri, Jaksa Agung RI, Menkopolhukam “Segera Usut Dugaan Korupsi Proyek SPAM Kabupaten Pesawaran Lampung tahun 2022 yang menggunakan Anggaran Negara Mencapai 8 Miliar yang diduga ajang Korupsi Berjemaah”Kesepakatan Jahat” diduga melibatkan oknum – oknum APH dan Dinas”.
Redaksi
16 Juli 2023
Hal tersebut disampaikan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Tegakkan Amanat Rakyat (LSM- TEGAR) & Ketua Garda Mencegah dan mengobati (GMDM) Provinsi Lampung IR.Okta Resi Gumantara pada Buser Exspos melalui WhatsApp Tegar Mendesak , Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, Menkopolhukam Mahmud MD, Jaksa Agung RI agar Usut Dugaan Korupsi, Kolusi dan Nipotisme (KKN) pada Proyek SPAM (Jaringan Perpipaan ) di Dinas PUPR Kabupaten Pesawaran, segera lakukan”Audit” Proyek dengan Nilai Rp. 8,277,863,000.- yang berlokasi di empat Desa, ( Waykepayang, Kedondong, Pasar Baru dan Desa Kubu Batu).
“Pak Mahmud MD, Kapolri, Jaksa Agung, tindak lanjuti dugaan Korupsi Proyek SPAM yang bermasalah”GAGAL” Proyek air bersih yang diperuntukan bagi Masyarakat, hingga berita ini diturunkan belum dapat dirasakan oleh Masyarakat yang membutuhkan, hal ini menjadi tanggung jawab lembaga Tegar untuk menyuarakan Aspirasi Masyarakat ,kami meminta agar Proyek ini di Perbaiki agar Masyarakat dari empat Desa dapat menikmati ketersediaan air bersih, untuk itu Lembaga Tegar meminta, Kapolri ,Kajaksaan agung republik Indonesia segera Bentuk Tim untuk segera tindak lanjuti dugaan Korupsi Berjemaah” pada Proyek SPAM kabupaten Pesawaran Lampung ,Perintahkan BPK- RI untuk meng audit, bila terbukti adanya penyimpangan benar ada nya Korupsi periksa kadis PUPR dan PPK serta mereka yang terlibat dalam kegiatan tersebut kata Okta kepada .Buser Exspos com Minggu, (16/7/23).
Maka demi adanya kepastian hukum dan tidak adanya tebang Pilih dalam penanganan Kasus Korupsi di NKRI serta tidak menimbulkan persepsi yang negatif di Masyarakat dugaan ada nya Indikasi korupsi,kolusi dan Nepotisme (KKN) Lembaga Tegar minta segera di Audit BPK-RI. lebih lanjut Okta mengatakan akan membawa permasalahan ini kepusat “Jakarta.
Terpisah, kadis PUPR dan PPK, Jainal Fikri dan Sanca Yudistira Ketika di konfirmasi melalui sambungan WhatsApp Sabtu , (15/07/23) malam terkait Kasus dugaan korupsi Proyek SPAM hingga berita ini di publikasikan belum menerima balasan. (Buser Ekspose Lampung)














