buserekspose.com//*LSM Tegakkan Amanat Rakyat (LSM-TEGAR) surati dan akan Demo di KPK dan POLHUKAM, pertanyakan perkembangan kasus dugaan Korupsi Berjemaah Proyek SPAM kabupaten Pesawaran.
BandarLampung (Buser Exspos) – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Masyarakat Tegakkan Amanat Rakyat Lampung (Tegar ) akan menyurati dan mengelar aksi DEMo di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan di Kementrian Koordinator Politik,Hukum dan Keamanan (POLHUKAM) Jakarta mempertanyakan perkembangan penyelidikan kasus dugaan Korupsi Berjemah” di Dinas PUPR kabupaten Pesawaran Lampung
Ketua TeGAR Okta, di Bandar Lampung , Senin 24-07-2023 , mengatakan bahwa LSM tegar telah membuat laporan ke KPK dan POLHUKAM atas dugaan Korupsi Berjemaah”. (18-7-2023) Pada Proyek SPAM pesawaran yang diduga melibatkan , oknum -oknum APH ” baik dari kepolisian dan Kejaksaan sudah memasuki hari ke 7 Namun, belum ada perkembangan lebih lanjut terkait penyelidikan tersebut. Sehingga publik Lampung bertanya-tanya.
“Karena itu kita bersama koalisi masyarakat antikorupsi Lampung yang tergabung dalam Lembaga Tegar mempertanyakan bagaimana tindak lanjut dari langkah hukum yang telah dilakukan oleh KPK dan POLHUKAM,” kata Okta.
Lebih lanjut Okta mengatakan bila dalam waktu 10 hari belum juga ada langkah hukum dari KPK dan POLHUKAM tegar akan melayangkan, menyampaikan, surat mereka ke KPK dan POLHUKAM dengan Nomor: 016/LP/Tegar /07/2023 perihal mempertanyakan perkembangan penyelidikan dugan Korupsi Proyek SPAM dan diterima KPK dan POLHUKAM pada Kamis 18 Juli 2023 pekan lalu.
Okta menyebutkan, ada beberapa kasus yang dilaporkan Teger Proyek tersebut dinilai bermasalah dan berpotensi terjadinya Korupsi yang berakibat kerugian Negara pada dinas PUPR dan diduga ada kepentingan oknum – oknum APH,Kepolisian dan kejaksaan dimana Pada pada beberapa Proyek ,yang sudah sampai tahap Lidik ,seperti Proyek Irigasi , Proyek jalan Semua proyek yang saat ini ditangani APH digantung ,tidak jelas kepastian hukumnya hal ini dikarenakan ada kepentingan antara dinas PUPR daerah kabupaten Pesawaran dengan APH” yang menjabat saat ini.
belum Kasus lainnya yang telah diselidiki pihak HPH,(Kejaksaan ) kata okta
di mana, prosesnya terjadi tanpa ada Kejelasan Hukum seakan semua diselesaikan dengan Uang”
lanjut Okta
sampai sekarang transparansi dan akuntabilitas dari penggunaan dana Proyek SPAM tersebut masih dipertanyakan,dikarenakan Proyek SPAM belum ada manpaat nya untuk Masyarakat ,belum ada nya kesedian Air bersih bagi Masyarakat hal ini sudah dilaporkan lembaga tegar kepada KPK dan POLHUKAM.
“Karena itu, kita akan menyurati dan Unjuk Rasa Demo mempertanyakan perkembangan laporan lembaga Tegar prihal Dugan Korupsi Berjemah” tersebut kepada KPK dan POLHUKAM,” ujar okta.
Untuk diketahui, pada surat dan Orasinya Lembaga Tegar Meminta KPK dan POLHUKAM untuk melakukan pemanggilan sejumlah pihak baik eksekutif maupun legislatif untuk dimintai keterangan dan klarifikasi terhadap laporan Lembaga Tegar .
Buser Exspos Lampung 2023














