BUSEREKSPOSE. COM // – Jambi – 10 Agustus 2026, Secara rutin Polda Jambi jajaran asah kemampuan beladiri bagi anggota yang bertugas dilapangan agar
Polri Kuat , Presisi , Tangguh dan Humanis dalam melaksanakan tugasnya .(10/08/2026)
Menghadapi tantangan dilapangan polisi bukan saja dianjurkan mahir menggunakan senjata tapi juga harus menguasai beladiri , terutama bagi Brimob, Reserse, Densus 88, Intelejen .
Karena mereka merupakan ujung tombak yang langsung berhadapan dengan ancaman nyata dilapangan dan semua butuh kemampuan
Seperti Brimob , menghadapi kerusuhan dan pemberontak , teror, dan lainnya . Reserse atau Reskrim , menangani kasus 3C , begal, bandit bersenjata , saat melakukan penangkapan sering mendadak, pelaku bisa melawan dengan Sajam ataupun senpi. Maka Polisi wajib kuasai keadaan dengan beladiri .
Densus 88 mereka menghadapi teroris dan lainnya , Intelejen , jaringan kriminal butuh fisik , beladiri untuk ekstraksi jika ketahuan dan juga mahir menembak untuk jaga diri .
Mengingat Polisi sering berhadapan dengan penjahat kriminal .
Negara maju menuntut Polwan dan Polki sama sama mahir.
Tugas Polisi bukan hanya menindak. juga melindungi.
Dan untuk melindungi masyarakat, polisi harus kuasai beladiri.
(10/08/2026)
Teknik beladiri tangan kosong, , dan mental adalah garda pertama.
Latihan beladiri bukan kegiatan tambahan tapi
adalah kebutuhan pokok seorang Polisi yang bertugas dilapangan
Kuat fisiknya, terampil tekniknya, matang jiwanya.
Itu polisi Presisi yang dibutuhkan rakyat.
Di lapangan, tidak semua masalah bisa diselesaikan dengan kata-kata.
Tidak semua ancaman bisa dijawab dengan senjata.
Polisi harus kuasai beladiri.
Agar bisa melindungi tanpa melukai.
Agar bisa tegas tanpa arogan.
Agar bisa mengayomi dengan wibawa.
Karena masyarakat berhak rasa aman.
Dan Polisi, harus siap menjaga itu.
“Polri Presisi. Kuat, Terampil, Humanis”
Melindungi Diri dan Masyarakat
saat menghadapi pelaku kriminal, pengamuk, atau kerusuhan. Teknik beladiri meminimalisir korban.
Profesional dan Proporsional dengan menguasai beladiri, penggunaan kekuatan bisa diukur. Tidak berlebihan, tidak juga lemah.
Membangun Kepercayaan.
Masyarakat akan merasa aman jika melihat Polri yang kuat, sigap, dan terkendali.
Latihan beladiri rutin, uji kemampuan berkala, dan pembinaan mental harus terus di galakkan.
Karena Polri yang kuat adalah Polri yang mampu melindungi tanpa menimbulkan rasa takut.
Anggota Polisi jago beladiri untuk melindungi. Dan itu dimulai dari menguasai beladiri
Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar SIK MH melalui Kabid Humas Kombes Pol Erlan Munaji menyampaikan ” Biro SDM Polda Jambi telah memprogramkan latihan rutin bela diri kepada anggota Polri, utamanya yang bertugas di lapangan. Latihan bela diri Polri dilaksanakan setiap Jum’at pagi di Polda Jambi dan masing-masing Polres, yakni Polresta Jambi , Polres Muaro Jambi , Polres Tanjabtim, Polres Tanjabbar, Polres Batanghari , Polres Tebo, Polres Bungo , Polres Kerinci , Polres Sarolangun , Polres Merangin. Tujuannya untuk meningkatkan kemampuan bela diri guna mengantisipasi setiap ancaman keselamatan diri petugas dari serangan tangan kosong atau sajam atau alat lainnya. Siap menjadikan Polri Presisi , kuat , terampil dan humanis , Polri Untuk Masyarakat “ungkap Kabid Humas
(penulis : Dody FRIC)
Lanjut
(Team)















