BUSEREKSPOSE. COM // – JAMBI – Pada September 2026, Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Provinsi Jambi angkat bicara terkait maraknya peristiwa kebakaran hutan dan lahan yang diduga kuat terjadi karena unsur kesengajaan baik perorangan maupun dari pihak perusahaan
Dalam keterangannya, Ketua FRIC Jambi menegaskan “bahwa setiap kebakaran yang terjadi karena kesengajaan adalah tindak pidana murni dan tidak bisa ditolerir dengan alasan apapun. jika pihak perusahan ada unsur sengaja Wajib di proses jangan hanya rakyat kecil di proses , dalami siapa pemilik lahan jika dilahan perusahan proses hukum , jangan hanya lahan rakyat kecil langsung di tindak , jika dari pihak perusahan ditutupi .
“Api ada karena disengaja. Ini bukan kelalaian, ini kejahatan. Siapapun pelakunya, dari kalangan manapun, wajib di proses hukum tanpa pandang bulu,” tegas Dody
Menurutnya, pembakaran baik itu lahan, hutan, gedung maupun fasilitas umum telah menimbulkan kerugian negara yang sangat besar, merusak lingkungan, dan mengancam keselamatan dan kesehatan masyarakat banyak.
FRIC meminta kepada aparat penegak hukum, khususnya Polri Polda Jambi untuk bertindak cepat, profesional dan transparan dalam mengungkap dalang di balik peristiwa kebakaran tersebut.
“Jangan hanya tangkap pelaku lapangan. Bongkar aktor intelektualnya. Kalau ada backing, sikat backingnya. Hukum harus tegak lurus. FRIC akan kawal,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan agar penegakan hukum tidak tebang pilih. Semua pihak yang terlibat harus mempertanggung jawabkan perbuatannya sesuai dengan UU yang berlaku.
Fast Respon Indonesia Center sebagai mitra strategis Polri dan TNI akan terus mendukung penuh langkah Polri Presisi dalam menjaga Kamtibmas dan menegakkan hukum yang berkeadilan.
Ini bukan musibah, ini KEJAHATAN!
Merugikan negara, merusak lingkungan, kesehatan serta membahayakan nyawa.(19/09/2026)
Upaya penanganan karhutla oleh TNI , Polri , BPBD , Manggala Agni layak diapresiasi namun perlu tambahan sarana dan prasarana penanggulangan karhutla yang mumpuni agar api cepat padam.
Ketua DPW FRIC Provinsi Jambi menghimbau kepada masyakarat maupun pihak perusahan untuk tidak membuka lahan dengan dibakar, jangan kotori udara lagi akibat api karhutla .
Kasus karhutla FRIC akan kawal!” Tegas Dody.
*(Lanjut Tim)*

















