BUSEREKSPOSE. COM // – JAMBI – 07 November 2026, Polemik surat aksi petani yang mengendap 4 hari akhirnya dijawab Kapolres Muaro Jambi.
*JAWABAN KAPOLRES:*
> “Tidak ada tugas Polri sebagai tukang pos untuk memberitahu instansi akan ada demo. Tugas Polri adalah pengamanan. Pihak yang mau demo harus kirim surat juga langsung ke pihak yang dituju, bukan hanya ke Polri.”
*JAWABAN SELAMET RIYADI (DPD Macan Asia Indonesia):*
> “Kami terima penjelasan Pak Kapolres. Kami akui kami salah, kami hanya kirim ke Polres tanggal 27 Oktober, tidak kirim langsung ke BPN. Ke depan kami kirim ke dua-duanya.”
*TAPI 2 INI BELUM DIJAWAB:*
*1. Kenapa Koordinasi Baru Sabtu?*
Surat masuk Selasa 27 Oktober, tapi BPN baru dikabari Polres Sabtu 31 Oktober. Jeda 4 hari. Kenapa tidak Rabu / Kamis?
*2. Ada Apa di Kaffe Co Sera Jumat 30 Oktober Jam 09.00?*
Selamet minta penjelasan soal pertemuan Kanit Intelkam Polres Muaro Jambi di Kaffe Co Sera, Kota Jambi, yang membahas letak tanah 163 Ha sengketa petani vs PT Kirana Sekernan / PT Brahma Bina Bakti.
> “Kalau bersih, jelaskan saja isi pertemuan itu. Kalau tidak ada apa-apa, kami akan minta maaf. Kami minta Propam Polda Jambi tetap periksa,” tegas Selamet.
Selamet menegaskan, DPD Macan Asia Indonesia tetap damai dan akan kirim surat lagi langsung ke BPN untuk menuntut jawaban tertulis atas 6 tuntutan aksi 2 November lalu.
_Redaksi membuka hak jawab untuk semua pihak.
(Tim Basri. A)



















