BUSEREKSPOSE. COM // – Jambi, Sabtu 19 September 2026 — Suasana duka masih menyelimuti keluarga yang ditinggalkan Almarhum Yanto. Memasuki tiga hari setelah kepergian almarhum, keluarga menyampaikan undangan kepada keluarga besar, kerabat, sahabat, serta masyarakat yang berkenan untuk bersama-sama mengenang dan mendoakan almarhum.
Undangan tersebut disampaikan dengan penuh hormat sebagai bentuk penghormatan keluarga kepada Almarhum Yanto sekaligus menjadi kesempatan bagi keluarga dan kerabat untuk berkumpul dalam suasana penuh kekeluargaan.
Dalam pesan yang beredar, keluarga menyampaikan, “Tidak mengurangi rasa hormat kami, mengundang untuk mengingat 3 hari meninggalnya adik kami di rumah Almarhum Yanto.” Pesan tersebut juga disertai ucapan terima kasih atas perhatian dan kehadiran para undangan.
Peringatan tiga hari wafat tersebut direncanakan berlangsung di rumah Almarhum Yanto. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi keluarga dan kerabat untuk memanjatkan doa serta memberikan dukungan moril kepada keluarga yang sedang berduka.
Bagi keluarga yang ditinggalkan, kepergian seorang anggota keluarga bukan hanya menghadirkan rasa kehilangan, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali mempererat hubungan silaturahmi di antara keluarga besar, sahabat, dan orang-orang yang selama ini dekat dengan almarhum.
Pesan undangan tersebut juga menginformasikan bahwa pihak yang hendak ikut hadir dapat berkumpul terlebih dahulu di kantor sebelum bersama-sama berangkat menuju kediaman almarhum.
Dalam pesan tersebut disebutkan, “Yang mau ikut, nanti hari … habis Magrib standby di kantor kita, berangkat.” Informasi itu menjadi bagian dari koordinasi agar keberangkatan menuju rumah duka dapat dilakukan secara bersama-sama.
Kehadiran keluarga dan kerabat diharapkan dapat menjadi bentuk kepedulian sekaligus penguatan bagi keluarga yang tengah menghadapi masa berkabung.
Selain menjadi ruang untuk mengenang sosok Almarhum Yanto, pertemuan tersebut juga diharapkan berlangsung dalam suasana sederhana, khidmat, dan penuh rasa kekeluargaan.
Bagi masyarakat Indonesia, berkumpul untuk mendoakan orang yang telah meninggal merupakan praktik yang dikenal luas di berbagai daerah. Bentuk pelaksanaannya dapat berbeda-beda sesuai tradisi keluarga dan lingkungan masyarakat masing-masing.
Karena itu, undangan keluarga Almarhum Yanto lebih dari sekadar pemberitahuan kegiatan. Pesan tersebut menjadi ajakan untuk bersama-sama memberikan penghormatan terakhir serta menguatkan hubungan silaturahmi di tengah suasana kehilangan.
Keluarga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang memberikan perhatian, doa, maupun dukungan kepada keluarga sejak Almarhum Yanto meninggal dunia.
Dalam suasana duka tersebut, keluarga berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik dan khidmat. Kehadiran para kerabat juga diharapkan mampu memberikan semangat kepada keluarga yang ditinggalkan.
Peringatan tiga hari wafat Almarhum Yanto menjadi momentum bagi keluarga untuk mengenang kebaikan almarhum sekaligus mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan.
Dengan penuh kerendahan hati, keluarga kembali menyampaikan undangan kepada siapa pun yang berkenan hadir untuk bersama-sama mengenang Almarhum Yanto. Atas perhatian, doa, dan kehadiran seluruh keluarga serta kerabat, keluarga menyampaikan terima kasih.
Ditulis Oleh; Apriandi Tj Narahubung: Pak Gusrial Tanjung bersama Ketua LPK Provinsi Jambi, Pak Ahmmad Syukur, bersama tim.
Lanjut(B.A)




















