BUSEREKSPOSE. COM // –
*JAMBI -*02 Oktober 2026, Pelantikan Kapolri yang baru Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si
menjadi momentum harapan baru bagi seluruh rakyat Indonesia. Dari Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah, *Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Fast Respon Indonesia Center (FRIC) Provinsi Jambi* menyampaikan permintaan tegas dan lugas kepada Jenderal Polisi Dr. (H.C.) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si
Bukan sekadar ucapan selamat, ini adalah jeritan hati masyarakat Jambi yang kami rangkum sebagai mitra Polri di lapangan. Ada *TIGA MUSUH RAKYAT* yang harus menjadi atensi utama Kapolri yang baru di Provinsi Jambi!
*1. BERANTAS NARKOBA SAMPAI KE AKAR – JAMBI DARURAT NARKOTIKA!*
Bapak Kapolri yang baru, Jambi sudah darurat!
Polresta Jambi baru saja mengungkap ratusan cartridge liquid narkotika, ratusan gram sabu, puluhan butir ekstasi, dan puluhan kilogram ganja. Itu baru yang terungkap, yang tidak terungkap jauh lebih besar!
Narkoba sudah masuk ke kampung-kampung, ke sekolah-sekolah, merusak anak-anak muda Jambi. Modus baru lewat vape, permen, liquid, semakin licik.
*Permintaan kami: Perintahkan Polda Jambi dan seluruh Polres jajaran untuk perang total terhadap narkoba! Bongkar bandar besarnya, jangan hanya kurir kecil yang ditangkap. Sikat habis! FRIC Jambi siap di garda depan memberitakan dan mendukung!*
*2. SIKAT TAMBANG ILEGAL (PETI) – JANGAN BIARKAN BATANGHARI MATI!*
Bapak Kapolri, lihatlah Sungai Batanghari kami. Airnya keruh, coklat, ikan mati, hutan gundul. Semua karena *Tambang Emas Ilegal (PETI)* dan tambang batubara ilegal yang merajalela di Merangin, Sarolangun, Batanghari, Bungo!
Siapa di belakangnya? Ada pemodal besar, ada oknum beking yang kebal hukum. Rakyat kecil hanya jadi korban banjir dan longsor.
*Permintaan kami: Tutup semua tambang ilegal di Jambi tanpa pandang bulu! Tangkap pemodalnya, cabut bekingnya. Selamatkan lingkungan Jambi, selamatkan masa depan anak cucu kami. Tegakkan hukum setegak-tegaknya!*
*3. TANGKAP MALING BBM SUBSIDI – RAKYAT ANTRI, MAFIA PESTA!*
Ini yang paling menyakitkan hati rakyat, Bapak Kapolri. Di saat rakyat kecil sopir, petani, nelayan harus antri berjam-jam di SPBU untuk mendapatkan solar dan pertalite subsidi, di sisi lain ada *Mafia Maling BBM Subsidi* yang dengan leluasa menyedot menggunakan jerigen, mobil modifikasi tangki siluman, dan dilangsir untuk industri.
SPBU jadi ajang kongkalikong. Rakyat menjerit harga mahal, mafia tertawa pesta pora.
*Permintaan kami: Bentuk Tim Khusus Berantas Mafia BBM Subsidi! Sidak SPBU-SPBU nakal di Jambi, tangkap pelangsir dan penimbunnya. Jangan biarkan subsidi negara yang seharusnya untuk rakyat miskin dirampok oleh maling berdasi!*
*DAN YANG TERAKHIR: WUJUDKAN POLRI PRESISI YANG BENAR-BENAR PRESI.
(Tim FRIC)














